Asal Muasal Nama Rupiah (Mata Uang Indonesia)

In tentang uang 27889 views

Asal Muasal Nama Rupiah (Mata Uang Indonesia)

Asal Muasal Nama Rupiah (Mata Uang Indonesia) – Meskipun hampir dipastikan setiap hari kita hidup selalu berhubungan/memegang benda yang bernama rupiah, namun ternyata banyak yang belum mengetahui alasan mengapa benda yang berfungsi sebagai alat tukar dan bayar hutang tersebut dinamakan uang dan di Indonesia dinamakan mata uang rupiah? Atau mungkin justru sama sekali tidak pernah terlintas dipikiran untuk menanyakan dan mencari jawabannya? Tidak apa-apa sih. Tapi kalau ingin tau, sebaiknya baca artikel ini sampai habis karena uangindonesia.com akan membahasnya sampai tuntas.


PENGERTIAN RUPIAH

Rupiah adalah nama mata uang resmi untuk Republik Indonesia. Mata uang sendiri berarti satuan harga uang suatu negara. Mata uang rupiah dicetak dan diatur penggunaannya oleh Bank Indonesia dengan kode ISO 4217 IDR.

Meskipun nama rupiah adalah nama resminya untuk uang bangsa Indonesia, namun pada masyarakat khususnya zaman ibu dan nenek kita secara informal mereka juga seringkali menyebutnya dengan “perak”. Nilai perak adalah 1 rupiah dibagi menjadi 100 sen.

SEJARAH ASAL MUASAL MENGAPA DISEBUT RUPIAH

Meskipun banyak yang mengaitkan nama rupiah dengan rupee (mata uang India), namun sebetulnya nama rupiah diambil dari bahasa Mongolia, yaitu rupia. Rupiah dalam bahasa Mongolia berarti perak. Kita tau bahwa sejarah uang adalah menggunakan emas dan perak.

Mata uang India atau rupee, sebetulnya sama artinya perak juga. Namun baik Indonesia maupun India sama-sama mengambil kata dari bahasa mongolia. Kita tau bahwa sejarahnya memang dulu manusia kalau mau tukar barang menggunakan emas atau perak yang difungsikan selayaknya uang. Itulah alasan runutan asal muasal mengapa sekarang ini mata uang Indonesia bernama rupiah.

Oh ya, dalam bahasa Mongolia, rupia tanpa huruf “h”. Sedangkan rupiah dengan huruf “h” adalah pelafalan asli orang Indonesia khususnya Jawa.

TENTANG ORI atau OEANG REPUBLIK INDONESIA

Pada masa awal-awal kemerdekaan, Indonesia belum menggunakan mata uang rupiah namun menggunakan mata uang resmi yang dikenal sebagai ORI. Meskipun penggunaan ORI berlangsung mulai tahun 1945-1949 namun baru sah diresmikan pemerintah pada 30 Oktober 1946.

ORI dicetak oleh Percetakan Canisius dengan bentuk dan desain yang sangat sederhana dan menggunakan pengaman serat halus. ORI juga merupakan mata uang yang memiliki nilai yang sangat rendah jika dibandingkan dengan uang-uang yang dikeluarkan oleh de Javasche Bank. Padahal uang ORI adalah uang langka yang semestinya bernilai tinggi.

ORI dicetak hanya di Yogyakarta, namun penggunanya luas di masyarakat. Selama peredarannya yang bertahan 4 tahun tersebut, ORI setidaknya dicetak sebantak lima kali.

Tanggal Diresmikan Rupiah Sebagai Mata Uang RI

Jadi kapan tanggal diresmiksn rupiah sebagai mata uang Indonesia? Jawabannya adalah 2 November 1949 (empat tahun setelah merdeka) setelah sebelumnya pada 8 April 1947, gubernur provinsi Sumatera mengeluarkan rupiah Uang Republik Indonesia Provinsi Sumatera (URIPS).

Meskipun pada saat itu rupiah sudah diresmikan secara nasional, namun Kepulauan Riau dan Irian Barat mempunyai variasi rupiah sendiri, tetapi penggunaannya dihapuskan pada tahun 1964 di Riau dan 1974 di Irian Barat.

Satuan Nilai Dibawah Rupiah

Pada post sebelumnya sudah dijelaskan bahwa salah satu syarat benda untuk bisa digunakan sebagai uang adalah benda tersebut harus bisa/ada pecahan nilainya. Dan berikut beberapa nama satuan pecahan-pecahan yang nilainya di bawah rupiah.

  1. Sen (¢) = Rp0,01
  2. Cepeng/Hepeng = 0,25¢ dipakai kalangan Tionghoa
  3. Peser = 0,50¢
  4. Pincang = 1,50¢
  5. Gobang/Benggol = 2,50¢Ketip/Kelip = Rp0,05
  6. Picis = Rp0,10
  7. Tali = Rp0,25
  8. Uang = 8,33¢

Sedangkan kalau satuan yang nilainya di atas rupiah ada dua:

  1. Ringgit = Rp2,50
  2. Kupang = Rp1,25

Sedangkan rupiah pada masa awal kemerdekaan nilainya setara dengan Gulden Hindia Belanda. Untuk sekarang ini dikarenakan nilai rupiah sendiri menurun, maka satuan-satuan kecil diatas sudah tidak digunakan lagi karena nilainya teramat kecil sehingga terasa tidak penting. Namun sangat mempengaruhi kalau dalam hal penulisan jumlah uang sampai sekarang ini (silakan baca; cara penulisan uang rupiah yang baku dan benar).

Penutup

Begitulah post kali ini yang membahas tentang Sejarah Asal Muasal Mengapa Mata Uang Indonesia Disebut Rupiah yang saya kira cukup lengkap dan saya juga sertakan sedikit tentang ORI dan nilai-nilai satuan di atas dan di bawah rupiah. Jangan lupa untuk membaca post lainnya di bawah berikut ini. Terimakasih.


Tags: #sejarah uang #uang rupiah

author
Author: 
Konten dilindungi DMCA
3 perbedaan fisik uang kertas rupiah dan dolar AS
3 perbedaan fisik uang kertas rupiah dan dolar AS
Perbedaan fisik uang kertas rupiah dan dolar
Bahan baku uang kertas dolar Amerika dari serat pohon pisang abaka
Bahan baku uang kertas dolar Amerika dari serat pohon pisang abaka
Bahan baku uang kertas dolar Amerika – Berdasarkan
3 unsur pengaman uang kertas rupiah
3 unsur pengaman uang kertas rupiah
Kerugiannya tidak sedikit jika di negara kita
Mengenal mata uang yen Jepang dari sejarah, gambar, sampai harga kursnya
Mengenal mata uang yen Jepang dari sejarah, gambar, sampai harga kursnya
Sebetulnya uangindonesia.com sudah dua kali bahas mata
Kelebihan dan kekurangan uang kertas vs. uang logam
Kelebihan dan kekurangan uang kertas vs. uang logam
Berdasarkan bahan pembuatannya, uang dibedakan menjadi dua:
Kelebihan dan kekurangan uang logam atau koin
Kelebihan dan kekurangan uang logam atau koin
Kelebihan dan kekurangan uang logam atau koin ∼ Meski

Leave a reply "Asal Muasal Nama Rupiah (Mata Uang Indonesia)"

Must read×

Top