Mengapa tuyul tidak mencuri uang di ATM dan bank
Tuyul tidak mencuri di ATM

Mengapa tuyul tidak mencuri uang di ATM dan bank saja?

Posted on

Kasus pencurian uang secara gaib yang konon pelakunya tuyul masih lumayan sering menjadi berita di negeri ini. Dari yang pernah saya dengar, kejadian lebih banyak menimpa rumah-rumah warga pedesaan daripada perkotaan. Apakah tuyul sengaja pilih-pilih korban? Jika iya, mengapa makhluk gaib berkepala botak itu tidak mencuri di ATM atau bank saja?

Benar, sampai saat ini saya belum pernah mendengar kabar sebuah bank mengaku kehilangan uang diambil tuyul. Padahal, semua orang dan mungkin tuyul itu sendiri tau bahwa dua tempat itu banyak uang cash. Mengapa ia tidak masuk ke sana saja dan menyolong semaunya daripada ke rumah warga yang jumlah uangnya lebih sedikit?

Ternyata, semua itu ada alasannya. Tentu saja yang bisa menjelaskan hal-hal seperti ini adalah para paranormal. Bagi yang tidak percaya dunia gaib akan menganggap hanya cerita mitos. Sebaliknya, bagi yang percaya akan penasaran jawaban-jawaban dari mereka yang mengaku ahli bidang pertuyulan itu.

Baca juga: Inikah ciri-ciri rumah dimasuki tuyul?

Alasan mengapa tuyul tidak mencuri uang di ATM

Perlu diketahui sebelumnya, menurut berbagai sumber, salah satunya Kaskus subforum supranatural, wujud tuyul memang serupa anak kecil. Ia sanggup membuat tubuhnya lebih lagi sehingga bisa menyelinap lubang-lubang kecil pada rumah calon korban. Jika benar begitu, seharusnya ia dapat memasuki ATM dan bank tanpa masalah.

Saat tubuh tuyul mengecil, bisa saja ukuran uang jadi lebih besar darinya. Hal itu tidak jadi masalah buat tuyul membawa pulang hasil curian ke rumah pemeliharanya. Mengapa? Tuyul dapat mengubahnya menjadi materi enegi lain agar dapat dikirimkan secara gaib langsung ke hadapan tuannya.

Meski terlihat sangat canggih, tuyul sebenarnya makhluk dari bangsa berperadaban tertinggal. Ia tidak bisa membaca dan menulis. Jadi, tuyul akan kesulitan jika harus mencuri di ATM karena uang di dalam mesin dijepit besi-besi baja dan untuk melepaskannya harus dengan PIN. Ingat, tuyul tidak bisa menarik uang yang dijepit atau diikat karet gelang.

Bukti lain bahwa tuyul makhluk bodoh adalah ia sering salah mencuri barang. Tuannya menyuruh colong uang, tetapi yang ia ambil ternyata kertas biasa entah tiket, bon hutang, struk belanja, atau barang lain yang biasanya disimpan di dalam dompet orang-orang. Konon, pemilik tuyul sering jengkel atas kekonyolan ini.

Baca juga: Ciri-ciri orang yang memelihara pesugihan tuyul

Alasan tuyul tidak mengambil uang di bank

Oke, alasan tuyul tidak bisa mencuri uang di ATM seperti di atas masih bisa diterima oleh sebagian banyak orang. Lalu, apa alasan tuyul tidak mau masuk ke bank dan mengambil uang sesukanya di sana? Bukankah kebanyakan kantor bank kuncinya bukan menggunakan PIN, bahkan cabang-canag bank di daerah seperti rumah biasa?

Kalau menurut penjelasan di atas, sebenarnya tuyul bisa saja masuk ke dalam bank. Akan tetapi, setelah menemukan tempat uang, ia tidak akan mengambilnya. Loh, kok begitu? Ternyata, tuyul bukanlah makhluk yang serakah-serakah amat. Ia tidak akan mengambil uang yang tidak jelas siapa nama pemiliknya.

Uang yang berada di bank bukanlah milik perorangan, melainkan punyanya nasabah-nasabah yang dikumpulkan. Bisa saja pemilik tuyul itu adalah salah satunya. Jadi, tuyul tak akan mengambilnya. Perlu diketahui, sebelum mencuri, pemilik tuyul sebelumnya telah menunjukkan calon korban, seperti, “Curi uang si A, B, C, dst.”

Itulah beberapa alasan mengapa tuyul tidak bisa mencuri uang di ATM dan bank, yang berhasil uangindonesia.com rangkum dari berbagai sumber. Soal mengapa mengambil di rumah warga pedesaan saja, bukan perkotaan, mungkin karena hal gaib ini sebenarnya hanya mitos dan warga perkotaan sudah tidak mempercayai hal seperti ini lagi.

Selanjutnya baca: Cara menangkal agar uang Anda tidak dicolong tuyul

Gravatar Image
Konten dilindungi DMCA

14 thoughts on “Mengapa tuyul tidak mencuri uang di ATM dan bank saja?

    1. beramal, salah satu contohnya memberikan sebagian harta kita kepada orang yang kurang mampu/beruntung

    2. Ngawur..
      Amal itu artinya perbuatan.
      Jadi yang namanya amal itu bisa jelek bisa baik.
      Amal artinya bukan berbuat baik. Sedangkan beramal baik berarti berbuat baik.
      Membagikan harga itu sedekah namanya atau beramal baik, bukan beramal.
      Bahkan kotak masjidpun malah ditulisi kotak amal. Itu sebenarnya keliru besar.

    3. saya mengambil sumber http://kbbi.web.id/amal

      beramal/ber·a·mal/ v 1 berbuat kebajikan; memberi sumbangan atau bantuan kepada orang miskin, organisasi sosial, dan sebagainya; 2 melakukan sesuatu yang baik, seperti memberi nasihat, bekerja untuk kepentingan masyarakat, mengajarkan ilmu, mengaji; 3 berdoa, memohon kepada Tuhan: tebal imannya dan rajin ~; 4 berbuat amal;

      Tapi ngomong-ngomong terimakasih sudah berkomentar dan koreksi di blog ini

  1. tuyul tdk bisa mengambil uang yg di sudah di sedekahkan secara IKHLAS kepada seseorang. Tuyul tdk bisa masuk masjid, Tuyul tdk bisa mencuri uang yg di atasnya di taruh al quran. Tuyul masih bisa mengambil uang walaupun dikasih CERMIN, YUYU, BAWANG, dll. Hanya saja tuyul agak takut kalau melihat cermin jadi cara ngambilnya matanya ditutup. BAWANG tuyul gk suka sama baunya jadi klo mau ambil tuyul nutup hidung nya. YUYU tuyul sbnrnya benci sama YUYU karena capit nya jadi cara mengambilnya uangnya ditiup dlu hingga agak jauh dri yuyu tsb lalu diambil. Tuyul menggulung2 uang tsb dan dimasukkan ke sempak nya. Kalau sempak nya kotor tuyul tsb ganti sempak nya jika ada org yg meninggal

  2. tuyul nya yg bego atau pemilik nya yg bego, kan tuyul nya bisa di suruh standby di ATM nungguin org ngambil duit di ATM, baru dah di curi tuh duit dari pengguna ATM #ngakak, satu lagi, seharus nya yg punya tuyul juga harus go internasional, biar indonesia jadi negara terkaya no.1 di dunia, wkwkwkwk

  3. Dalam ajaran saya (islam), di wajibkan mempercayai hal ghaib, mungkin di sebutkan “sihir” (macam2 lah jenisnya)..karena jika tidak mempercayai, sama saja kita tidak percaya bahwa Tuhan Maha Pencipta ,dalam artian : mampu menciptakan apa pun.
    Hanya saja kita kami telah diajarkan mana yang buruk dan mana yg baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *